
Pagi ini, Kamis (14/8/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,2% ke level 7.909,02. Sebanyak 226 saham menguat, 50 melemah, dan 275 stagnan, dengan nilai transaksi mencapai Rp 350 miliar dari 850 juta lembar saham yang berpindah tangan dalam 47.000 kali transaksi.
Jika IHSG mampu bertahan di level ini hingga penutupan, maka rekor penutupan tertinggi sepanjang sejarah—yang sebelumnya berada di level 7.905—akan terpecahkan.
Penguatan ini melanjutkan reli positif selama empat hari terakhir. Mulai dari kenaikan 0,96% pada Senin yang menembus 7.600, lonjakan 2,24% pada Selasa yang hampir menyentuh 7.800, hingga penguatan 1,3% pada Rabu yang semakin mendekatkan IHSG ke puncak tertinggi. Kombinasi sentimen global positif dan dukungan faktor teknikal menjadi pemicu utamanya.
Sementara itu, bursa Asia bergerak bervariasi di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan. Nikkei 225 Jepang terkoreksi 0,31%, sedangkan Topix turun 0,64%. Di sisi lain, Kospi Korea Selatan naik 0,39% dan S&P/ASX 200 Australia menguat 0,49%.
Dari dalam negeri, sentimen menjelang HUT ke-80 RI juga memberi warna tersendiri. Masifnya aliran dana asing ke pasar saham turut menjadi bahan bakar bagi reli IHSG yang kini hanya tinggal selangkah menuju level 8.000.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
