Minyak Tergelincir, India Disorot AS

avatar
· Views 119
Minyak Tergelincir, India Disorot AS

Harga minyak melemah meski AS meningkatkan tekanan pada India agar menghentikan pembelian minyak Rusia. WTI sempat turun di bawah $64/barel, sementara Brent bertahan di atas $68. Penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro menekan New Delhi setelah Washington melipatgandakan bea impor India menjadi 50%, bahkan menyebut konflik Ukraina sebagai "perangnya Modi."

Sentimen pasar global juga rapuh. Saham-saham melemah pada awal perdagangan Kamis karena hasil kinerja Nvidia dinilai belum mampu memenuhi ekspektasi tinggi, sehingga nada risk-off meluas ke komoditas energi.

Di sisi fundamental, minyak berfluktuasi sepanjang pekan dan berpotensi mencatat penurunan bulanan terbesar sejak April. Pelaku pasar khawatir surplus pasokan terbentuk dalam beberapa kuartal ke depan seiring OPEC+ melonggarkan pembatasan dan negara di luar aliansi menambah produksi. Perang dagang yang dipimpin AS juga menimbulkan kekhawatiran pada permintaan.

Data pemerintah AS pada Rabu memberi gambaran campuran. Refinery runs turun di semua wilayah hingga menyentuh level terendah sejak awal Juli, namun persediaan minyak di Cushing, Oklahoma justru turun untuk pertama kalinya dalam delapan pekan. Kombinasi faktor ini membuat harga tetap rentan, dengan arah jangka pendek ditentukan oleh berita kebijakan dan sinyal permintaan global. (azf)

免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
応答 0

  • tradingContest