
Trend : Bullish | Timeframe 30m
Perang Tarif Memanas, Harga Emas Memecah Rekor
Harga emas mencapai rekor tertinggi, didorong oleh kekhawatiran akan perang dagang baru AS dan Cina. Ini mendorong pembelian aset safe haven. Sentimen ini mengimbangi tekanan harga dari penguatan Dolar AS dan meredanya risiko geopolitik yang sempat memicu gelombang aksi ambil untung. Sementara itu, US Shutdown telah memasuki minggu ketiga, menunda rilis data ekonomi penting dan meningkatkan ketidakpastian.
Kenaikan harga emas juga didukung oleh ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut tahun ini, dengan para pedagang kini menunggu serangkaian pernyataan dari beberapa pejabat The Fed dan pidato Ketua Jerome Powell di minggu ini.
Ditengah pandangan optimis ini, investor diminta tetap waspada akan potensi kelelahan dari reli harga emas yang bisa menyebabkan kemunduran dalam jangka pendek. Kelelahan seperti itu jamak terjadi dan seharusnya tidak menyebabkan koreksi berlebihan, melainkan kemunduran jangka pendek dan bersifat sementara. Ini karena latar belakang fundamental yang menguntungkan.
Pendorong di balik rekor kenaikan harga emas adalah melambatnya pertumbuhan ekonomi AS dan suku bunga yang lebih rendah, serta lemahnya dolar AS. Sentimen pasar ini justru semakin bullish, oleh kekhawatiran tentang independensi The Fed dan US Shutdown. Bahkan semakin diuntungkan dengan pembelian kuat yang berkelanjutan oleh bank sentral.
Saran transaksi, XAU/USD pada 4070 isyaratkan kenaikan. Saran transaksi beli pada 4070 atau lebih tinggi dengan target ke 4075 hingga ke 4085. Skenario pilihan adalah melakukan aksi jual pada 4065 atau lebih rendah dengan target ke 4060 hingga ke 4050
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。