
Rupiah membuka perdagangan Kamis (26/11) dengan berada di level Rp16.670 per dolar AS di pasar spot. Posisi ini menguat 28 poin atau sekitar 0,17 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pergerakan mata uang Asia terlihat beragam. Peso Filipina menguat 0,25 persen, sementara yen Jepang melemah 0,10 persen. Dolar Singapura turun tipis 0,01 persen, won Korea Selatan naik 0,55 persen, dan baht Thailand turun 0,05 persen.
Mata uang utama negara maju juga bergerak variatif. Euro melemah 0,03 persen, franc Swiss turun 0,04 persen, dolar Australia naik 0,09 persen, dan dolar Kanada melemah tipis 0,03 persen.
Menurut analis Doo Financial Futures, penguatan rupiah dipengaruhi meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve setelah serangkaian data ekonomi AS menunjukkan pelemahan. “Data tenaga kerja, inflasi produsen, dan penjualan ritel AS kemarin mengindikasikan pelemahan,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.
Untuk perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.600 hingga Rp16.700 per dolar AS.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
