
- Harga emas melonjak pada sesi awal Eropa hari Rabu.
- Ekspektasi penurunan suku bunga AS dan ketegangan geopolitik yang berkelanjutan mendorong harga emas.
- Aksi ambil untung dan penyeimbangan kembali portofolio kemungkinan besar akan terjadi menjelang liburan Tahun Baru.
Harga Emas (XAU/USD) melanjutkan reli di atas $4.350 selama jam perdagangan awal Eropa pada hari Rabu. Harga emas telah melonjak sekitar 65% tahun ini dan diperkirakan akan mencatat kenaikan tahunan terbesar sejak 1979. Reli logam mulia ini didukung oleh prospek penurunan suku bunga AS lebih lanjut pada tahun 2026. Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang untuk memegang emas, sehingga mendukung logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil ini.
Selain itu, konflik Israel-Iran yang berkepanjangan dan ketegangan AS-Venezuela yang sedang berlangsung dapat mendorong harga logam mulia ini. Perlu dicatat bahwa para pedagang mencari aset yang dapat mempertahankan nilainya selama periode ketidakpastian, yang mendukung aset safe-haven tradisional seperti emas.
Di sisi lain, peningkatan persyaratan margin pada kontrak berjangka emas dan perak oleh Chicago Mercantile Exchange (CME) Group dapat memicu aksi ambil untung dan penyeimbangan kembali portofolio secara luas, yang mungkin membatasi potensi kenaikan harga logam mulia tersebut. Selain itu, kemajuan yang dilaporkan terkait kesepakatan perdamaian Ukraina mungkin akan menyeret harga emas lebih rendah.
Para pedagang bersiap menghadapi rilis laporan Klaim Pengagguran Awal AS pada hari Rabu nanti. Para ekonom memperkirakan kenaikan moderat dalam permohonan baru untuk pekan yang berakhir pada 27 Desember menjadi 220.000, dibandingkan dengan 214.000 pada pekan sebelumnya. Pasar keuangan diperkirakan akan diperdagangkan dengan volume tipis karena para pedagang bersiap untuk liburan Tahun Baru.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。