
Pasar saham Indonesia mengalami tekanan besar pada perdagangan Senin (8/6). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot 252,62 poin atau 4,52 persen ke level 5.342, menandai salah satu pelemahan harian terbesar dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan data perdagangan, aktivitas transaksi mencapai sekitar Rp21,04 triliun dengan volume perdagangan sebesar 32,05 miliar saham. Frekuensi transaksi tercatat menembus 2,2 juta kali sepanjang sesi perdagangan.
Tekanan jual terjadi secara luas di pasar. Sebanyak 661 saham ditutup melemah, sementara hanya 78 saham yang berhasil menguat dan 78 saham lainnya bergerak stagnan.
Pelemahan tidak hanya terjadi pada saham-saham tertentu, tetapi merata di seluruh sektor. Sektor infrastruktur menjadi yang paling tertekan setelah turun hingga 6,47 persen, diikuti pelemahan pada sektor-sektor utama lainnya yang turut menyeret IHSG semakin dalam ke zona merah.
Sentimen negatif juga datang dari pasar global. Bursa saham Asia mayoritas ditutup melemah seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap kondisi ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik.
Di kawasan Asia, Shanghai Composite turun 1,7 persen, Straits Times Index melemah 1,65 persen, Nikkei 225 terkoreksi 3,85 persen, dan Hang Seng Index turun 1,22 persen.
Tekanan juga terlihat di pasar Eropa. DAX melemah 0,89 persen, sementara FTSE 100 turun 0,43 persen.
Sementara itu, bursa Amerika Serikat juga menunjukkan pelemahan signifikan. S&P 500 turun 2,64 persen, Dow Jones Industrial Average melemah 1,35 persen, dan NASDAQ Composite anjlok 4,18 persen.
Koreksi tajam IHSG terjadi di tengah kombinasi sentimen negatif global, penguatan dolar AS, pelemahan rupiah yang telah menembus Rp18.000 per dolar AS, serta meningkatnya kekhawatiran investor terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah. Faktor-faktor tersebut mendorong investor untuk mengurangi eksposur pada aset berisiko dan meningkatkan aksi jual di pasar saham.
Dengan mayoritas saham mengalami penurunan dan seluruh sektor berada di zona merah, pelaku pasar kini akan mencermati langkah stabilisasi dari regulator serta perkembangan ekonomi global yang berpotensi menentukan arah pergerakan IHSG dalam beberapa hari ke depan.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

-終わり-