Bitcoin (BTC) kembali menguat dan berhasil menembus level US$66.000, mencapai harga tertinggi dalam lebih dari satu bulan. Kenaikan ini didorong oleh pulihnya arus dana (inflow) ke ETF Bitcoin spot, yang mengindikasikan meningkatnya kembali minat investor institusional terhadap aset kripto.
Pada perdagangan terbaru, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$66.342, level tertinggi sejak pertengahan Juni.
ETF Bitcoin Kembali Catat Arus Dana Positif
Setelah sempat mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir, ETF Bitcoin spot kini mencatat dua pekan berturut-turut dengan arus dana masuk. Berdasarkan data SoSoValue, inflow mencapai sekitar US$75,7 juta pada pekan pertama dan meningkat menjadi US$197,4 juta pada pekan berikutnya.
Kembalinya aliran dana ini menunjukkan bahwa sebagian investor institusional mulai memanfaatkan pelemahan harga sebelumnya sebagai peluang akumulasi.
Ketegangan Geopolitik Masih Membayangi Pasar
Di sisi lain, kenaikan Bitcoin masih dibatasi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Konflik yang terus berlanjut membuat sentimen pasar tetap berhati-hati, meskipun muncul harapan akan upaya mediasi dari sejumlah negara di kawasan.
Laporan terbaru menyebutkan adanya proposal perdamaian baru yang telah diajukan kepada Iran. Selain itu, pernyataan dari pejabat kedua negara yang membuka peluang dimulainya kembali pembicaraan diplomatik turut memberikan sedikit optimisme terhadap potensi deeskalasi konflik.
Namun, risiko masih tinggi karena konflik belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir. Ancaman terhadap jalur pelayaran dan tingginya harga minyak tetap menjadi faktor yang dapat memengaruhi sentimen pasar global, termasuk aset kripto.
Altcoin Ikut Menguat
Sejalan dengan penguatan Bitcoin, mayoritas altcoin juga bergerak positif.
-
Ethereum (ETH) naik sekitar 1,1%
-
XRP menguat 2,9%
-
Cardano (ADA) bertambah 2,2%
-
Solana (SOL) naik 0,3%
-
BNB menguat 0,4%
-
Dogecoin (DOGE) naik 1,9%
Meski demikian, sebagian besar aset kripto masih berada jauh di bawah level tertingginya setelah mengalami koreksi tajam dalam beberapa bulan terakhir.
Kesimpulan
Penguatan Bitcoin di atas US$66.000 menunjukkan adanya pemulihan sentimen pasar, terutama berkat meningkatnya kembali minat investor institusional melalui ETF Bitcoin spot. Namun, perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor utama yang dapat memicu volatilitas tinggi di pasar kripto dalam jangka pendek. Investor disarankan tetap memperhatikan perkembangan makroekonomi dan geopolitik sebelum mengambil keputusan investasi.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

