IDXChannel - Harga minyak dunia bertahan di atas USD100 pada perdagangan Senin (11/5/2026) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak respons Iran, atas proposal perdamaian yang diajukan Washington.
Pernyataan tersebut kembali meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Trump Tolak Proposal Iran, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.414 per USDMelansir Investing, kontrak minyak Brent naik 2,6 persen menjadi USD103,87 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 2,5 persen ke level USD97,77 per barel.
Kenaikan ini terjadi setelah harga minyak pekan lalu sempat terkoreksi lebih dari 6 persen di tengah optimisme bahwa Washington dan Teheran akan mencapai kesepakatan sementara terkait stabilitas jalur pelayaran di Teluk Persia.
Wall Street Dibuka Koreksi, Pasar Cermati Konflik Iran dan Euforia AINamun, sentimen positif tersebut memudar setelah Trump menolak proposal balasan Iran terhadap kerangka perdamaian yang diajukan AS. Trump menyatakan dirinya tidak menyukai respons terbaru dari Teheran.
Idxchannelから転載、著作権はすべて原作者に帰属します。
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。