Hari Senin 18 May 2026 pagi, Rupiah turun lagi ke 17.672 per dolar AS dan mencetak level terlemah baru. Tekanan ke mata uang emerging market masih besar karena kombinasi penguatan dolar AS, ketidakpastian global, dan harga minyak tinggi.
Buat trader forex, kondisi kayak gini biasanya bikin pair USD/IDR makin volatile.
Market sekarang juga menunggu langkah Bank Indonesia untuk stabilisasi rupiah dalam beberapa waktu ke depan.
WulanTraderPro88